Wamensesneg Umumkan Rangkaian Acara Peringatan HUT ke-80 Kemerdekaan Indonesia
ratudetektif.com – Jelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-80 Kemerdekaan Republik Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus 2025, pemerintah melalui Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) secara resmi mengumumkan rangkaian acara nasional yang akan digelar untuk memeriahkan momen bersejarah ini.
Dalam konferensi pers yang digelar di Jakarta, Wamensesneg mengungkapkan bahwa HUT ke-80 akan dibuat lebih semarak dan meriah dibanding tahun-tahun sebelumnya, mengingat usia 80 tahun merupakan tonggak istimewa dalam perjalanan bangsa Indonesia.
Acara yang akan digelar bersifat inklusif, edukatif, dan penuh semangat kebangsaan, mulai dari upacara bendera, kirab budaya, konser kebangsaan, hingga pesta rakyat dan lomba-lomba nasional yang diselenggarakan secara serentak di seluruh provinsi.
Fokus Nasional: Perayaan 80 Tahun Kemerdekaan dalam Skala Besar
Pemerintah menegaskan bahwa peringatan 80 tahun kemerdekaan RI bukan sekadar seremonial rutin, tetapi juga momentum untuk mengevaluasi perjalanan bangsa, menguatkan identitas nasional, serta mempersiapkan generasi muda menuju masa depan Indonesia Emas 2045.
Wamensesneg menyebutkan bahwa perayaan tahun ini akan berlangsung selama sebulan penuh, dimulai dari tanggal 1 hingga 31 Agustus 2025. Tema besar yang diusung adalah “Indonesia Tangguh, Indonesia Terdepan”, dengan harapan semangat kemerdekaan bisa menjangkau semua lapisan masyarakat.
Selain Jakarta sebagai pusat kegiatan utama, berbagai kota besar seperti Surabaya, Yogyakarta, dan Medan juga akan menjadi tuan rumah untuk kegiatan skala nasional, seperti pawai budaya nusantara, parade militer, hingga pameran pembangunan yang menampilkan capaian-capaian strategis nasional.
Kirab Bendera dan Napak Tilas Proklamasi di Tugu Proklamasi
Salah satu kegiatan yang paling ditunggu masyarakat adalah Kirab Bendera Merah Putih dari Monas ke Tugu Proklamasi. Acara ini akan berlangsung pada malam 16 Agustus, diikuti oleh pelajar, veteran, pasukan TNI-Polri, serta tokoh lintas agama dan budaya.
Kirab tersebut akan disertai napak tilas pembacaan teks proklamasi oleh anak-anak muda terpilih dari 38 provinsi, sebagai simbol estafet perjuangan dan tanggung jawab generasi muda dalam menjaga kemerdekaan.
Acara ini juga akan disiarkan secara langsung melalui stasiun televisi nasional dan media daring agar bisa disaksikan oleh masyarakat luas, termasuk diaspora Indonesia di luar negeri.
Upacara Detik-Detik Proklamasi di Istana Negara
Puncak peringatan akan tetap digelar seperti biasa di Istana Merdeka, Jakarta, tepat pada 17 Agustus pukul 10.00 WIB. Presiden RI dijadwalkan menjadi inspektur upacara dan membacakan pidato kenegaraan, disertai dengan pengibaran bendera oleh Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka).
Tahun ini, Paskibraka akan terdiri dari 80 orang perwakilan dari seluruh provinsi, sebagai simbol usia kemerdekaan ke-80. Upacara ini akan dilengkapi dengan penampilan kolosal tarian nusantara serta alunan lagu kebangsaan oleh orkestra nasional.
Selain itu, pemerintah juga mengundang masyarakat umum untuk berpartisipasi secara daring melalui program “Upacara Virtual”, yang memungkinkan seluruh rakyat Indonesia ikut menyanyikan Indonesia Raya dari rumah masing-masing.
Pesta Rakyat dan Konser Nasional di GBK
Tak ketinggalan, rangkaian acara HUT RI ke-80 juga akan ditutup dengan Pesta Rakyat dan Konser Kemerdekaan di Stadion Gelora Bung Karno (GBK). Acara ini dijadwalkan berlangsung pada malam 17 Agustus, dengan menghadirkan musisi-musisi papan atas seperti Slank, Dewa 19, Noah, dan artis muda lainnya.
Pesta rakyat ini akan dibuka secara gratis untuk umum, dengan kuota pengunjung hingga 80.000 orang. Akan ada juga bazar UMKM nasional yang menjual berbagai produk lokal unggulan sebagai bagian dari kampanye bangga buatan Indonesia.
Selain konser, pesta rakyat akan menampilkan berbagai lomba khas 17-an seperti panjat pinang raksasa, tarik tambang antar-provinsi, dan parade kostum budaya yang akan melibatkan masyarakat dari berbagai komunitas.
Pemerintah Dorong Partisipasi Aktif Masyarakat
Wamensesneg menegaskan bahwa seluruh kegiatan peringatan HUT ke-80 ini tidak hanya bersifat top-down, tetapi juga memberi ruang partisipasi luas bagi masyarakat. Pemerintah daerah diminta untuk menyelenggarakan acara serupa yang disesuaikan dengan kearifan lokal.
Kementerian Pendidikan, misalnya, akan meluncurkan lomba menulis esai bertema “80 Tahun Indonesia Merdeka” untuk siswa-siswi SMA. Sementara itu, Kementerian Komunikasi dan Informatika mengadakan lomba konten digital untuk kreator muda bertajuk #Indonesia80.
Wamensesneg berharap semangat kolaborasi ini dapat memperkuat rasa cinta tanah air dan meningkatkan partisipasi warga negara dalam pembangunan nasional.